marwahbumss

close
Mau Beli Tiket Pesawat?
Hubungi Ajah Ibu Marwah
No.HP: 089635153667

Sabtu, 30 Januari 2016

Renungan disela sela kesibukan

  Setiap orang, tua ataupun muda semuanya memiliki banyak keinginan entah itu keinginan yang kecil atau bahkan yang sangat besar yang terakumulasi menjadi sebuah cita cita, begitulah sifat dan karakter kita sebagai manusia, tapi sadarkah kita dibalik kesemua itu banyaklah rintangan yang berduri jalan yang berkelok terjal menurun bahkan mendaki yang mesti kita jalani untuk dapat meraihnya, keinginan tersebut kerap sekali menjadi sebuah tujuan hidup seseorang.

  Saya jadi teringat ketika masih duduk disekolah dasar sering kali guru menanyakan  cita cita kesemua muridnya, semua murid antusias menjawab pertanyaan tersebut,ada yang berkeinginan menjadi seorang dokter, pengacara, pengusaha bahkan pejabat.Namun setelah dewasa tidak semua murid mampu meraihnya, mengapa?apakah mereka kehilangan kepercayaan diri untuk dapat meraihnya?ataukah terkikis seiring berjalannya waktu? oh tidak, namun hidup merupakan sebuah kompetisi tiada henti yang berkeinginan kuat motivasi tinggi, tidak gampang menyerah merekalah yang keluar sebagai pemenangnya.Tetapi apakah sebatas itu? ternyata selain alasan logis yang bersifat keduniaan tersebut ada kekuatan lain yakni takdir Allah SWT yang menentukan apakah layak ataukah tidak kita menjadi sesuatu yang kita cita-citakan,sebab Allah SWT lebih mengetahui kapasitas makhluknya, dan tugas kita hanyalah berusaha dan berdo'a kepadanya agar mendapatkan yang terbaik dengan usaha yang maksimal diiringi do'a yang total.Tetap semangat kawan.red

Minggu, 17 Mei 2015

Negeri yang dibalikkan

  Nabi Luth Alaihis salam diperintahkan Allah Subhanahu Wata'ala untuk berdakwah ke negara Yordania tepatnya daerah urdun atau saddum, daerah saddum merupakan daerah yang subur dan memiliki tiga musim, masyarakat disana sebut saja kaum saddum sangatlah makmur dan sejahtera hal ini dibuktikan dengan adanya ekspor kelebihan hasil pertanian mereka ke luar daerahnya.Hingga suatu ketika daerah saddum mengalami paceklik hebat, yang pada puncaknya bukan hanya tidak mampu lagi mengekspor hasil pertanian mereka lagi malahan mereka sulit memenuhi kebutuhan dalam negerinya sehingga mereka harus membelinya dari daerah luar.Keadaan yang serba sulit ini justru menguntungkan para pedagang, sehingga berduyun duyunlah pedagang dari negeri lain untuk mensuplai kebutuhan negeri itu.Para pemimpin kafilah negeri Saddum mulai kebingungan karena lama kelamaan kekayaan alam mereka akan habis sehingga mereka mengadakan sebuah pertemuan yang menghasilkan keputusan yang sangat tidak lazim bahkan sangat keji, yakni para pedagang jika ingin berdagang ke negeri mereka harus rela didubling(sodomi) selain mesti membayar denda.

  Awalnya hal ini hanya untuk membatasi jumlah pedagang yang datang ke negeri tersebut namun lama kelamaan kebiasaan bejat sekaligus tak bermoral ini malah menjadi kebiasaan dan hobi kaum saddum akibat bujukan syetan laknatullah.kejadian ini terdengar oleh nabi Luth As beliau langsung memperingati kaum Saddum untuk segera bertobat dan meninggalkan perbuatan amoral tersebut. Kaum Saddum merasa terusik dengan perkataan Nabi Luth mereka menganggap bahwa nabi luth As telah mencampuri urusan peribadi mereka, kesenangan mereka yang telah mulai meninggalkan kodrat sebagai manusia yakni berhubungan hanya dengan lawan jenis.Sebenarnya kebiasaan homo sexual ini terjadi karena himpitan ekonomi di negeri saddum, mereka enggan menikah dan kawin dengan lawan jenis karena khawatir memiliki anak dan takut tidak mampu menafkahinya sehingga menambah beban hidup mereka, naudzubillah padahal Allah yang Maha kaya,Allah yang memberi anak dan kehidupan Allah jualah yang akan memberi rezeki.Bukannya menuruti perintah nabi Luth As malahan kaum saddum mengancam akan mengusir beliau beserta para pengikutnya jikalau masih mengusik kesenangan mereka.Kejadian ini malah semakin menjadi jadi kini bukan hanya homosex saja yang berkembang bahkan lesbian pun kini tumbuh subur dinegeri itu.Kini Nabi Luth As berdo'a dan tinggal menunggu instruksi dari Allah SWT untuk meninggalkan kaum yang bejat tersebut.Hingga tibalah suatu hari datang dua orang sangat tampan mereka tidak lain malaikat yang menyamar jadi manusia guna memberitahukan Nabi Luth As untuk segera meninggalkan negeri Saddum esok subuh,namun isteri Nabi Luth As yakni Wahilah yang merupakan musuh dalam selimut Nabi Luth As sendiri sebagai suaminya, langsung melaporkan guna ingin menjual tamu suaminya yang padahal para malaikat kepada pemimpin kafilah kaum Saddum, sehingga saat itu pula rumah Nabi Luth As digeledah oleh kaum saddum guna ingin mendubling tamu Nabi Luth As yang katanya sangat Tampan, namun pencarian mereka nihil mereka lantas pergi dengan perasaan kesal.

  Disinilah Nabi Luth As mengetahui bahwa isterinya seorang munafik, akan tetapi seperti intruksi Allah SWT melalui malaikat Jibril isterinya tetap beliau ajak untuk berhijrah bersama kedua putrinya dan para pengikut setianya dengan syarat dilarang untuk menoleh kebelakang meski apapun yang terjadi.Namun apa daya ternyata isteri nabi Luth menoleh kebelakang dia melihat siksa sedang diturunkan oleh Allah kepada kaum Saddum serentak saja tubuhnya menjadi batu sedang Nabi Luth As tetap tidak menoleh sampai negeri hijrah tujuan yakni negeri Bethlehem(Palestin).Negeri Saddum diberikan azab yang sangat mengerikan selain mereka dihujani bebatuan api dari neraka sijjil gas gas dalam perut bumi ikut membinasakan mereka.Allah perintahkan Malaikat Jibril membalikan tanah negeri saddum sehingga seluruh kaum saddum musnah ditelan bumi tinggalah tanah gersang dan panas yang berasal dari perut bumi yang tersisa, naudzubillah minzalik semoga kita terlindung dari azab yang demikian yang diakibatkan oleh perbuatan Amoral mereka.red

Jumat, 08 Mei 2015

Kaum Tsamud yang Durhaka

Kaum tsamud merupakan kaum yang cerdas, mereka dianugerahi Allah SWT kepandaian dalam memahat sebuah bukit menjadi bangunan megah yang sangat indah menjadikan sebuah peradaban yang sangat maju pada masa itu.Kaum tsamud rupa~rupanya sangat terpesona dengan kehidupan mereka yang sejahtera dan mewah hingga mereka mulai melupakan Tuhan mereka yakni Allah SWT.Padahal semua kenikmatan yang mereka terima patutnya mereka syukuri bukan malah sebaliknya mereka kufuri.Sebab itulah Allah Subhanahu wata'ala mengutus seorang rosul bernama Nabi Sholeh Alaihi salam demi memberi peringatan bagi mereka agar kembali kejalan yang benar yakni menyembah hanya kepada Allah SWT bukan pada bebatuan yang mereka pahat menyerupai orang.

  Kendatipun demikian kaum tsamud tidak begitu saja serta merta menerima ajaran yang dibawakan oleh Nabi Sholeh As malah mereka menuntut sebuah mukjizat apabila benar Nabi Sholeh sebagai utusan Allah SWT.Akhirnya Nabi Sholeh As berdo'a kepada Allah SWT agar diberi petunjuk.Allah pun memberi mukjizat kepada beliau berupa seekor onta yang dilahirkan dari sebuah bongkahan batu besar, seketika itu pula kaum tsamud terperangah melihat mukjizat nabi Sholeh As, bukan hanya itu onta tersebut secara tiba tiba langsung menjadi hamil dan melahirkan onta yang besarnya sama dengan induknya subhanallah,kemudian nabi Sholeh AS berpidato bahwasanya kedua onta tersebut adalah mukjizat langsung dari Allah SWT sehingga semua orang pada saat itu dilarang ada yang mengganggunya apalagi sampai membunuhnya,jika hal itu dilakukan maka ingatlah azab Allah sangatlah pedih.Anehnya onta onta tersebut memiliki kebiasaan yang aneh seperti minum pada sebuah sumur milik masyarakat tsamud sehari penuh dan tidak boleh satupun orang yang mengganggunya sampai sumur itu kering, dan sehari kemudian untuk masyarakat tsamud,dan Allah memberi keajaiban pada onta nabi sholeh bahwa air susunya selain tidak akan habis meski diminum oleh semua orang tetapi juga mujarab untuk menyembuhkan banyak penyakit.Akhirnya berduyun duyun masyarakat tsamud beriman kepada Allah dan mengakui bahwa nabi Sholeh adalah utusan Allah.Waktu demi waktu silih berganti seiring dengan itu pengikut nabi Sholeh kini semakin banyak dan banyak hal ini menyebabkan Ratu Malki seorang raja perempuan pada masa itu menjadi iri hati dan hasud dirinya khawatir Nabi Sholeh akan mengambil kekuasaannya.berangkat dari niatan buruknya sang ratu memutuskan membuat sebuah isu yang memfitnah bahwa Nabi Sholeh bukanlah seorang Rosul melainkan penyihir.Namun usahanya gagal dikarenakan masyarakat Tsamud sudah merasa nyaman dan tentram dengan mukjizat onta nabi sholeh As.tidak putus Asa atas kegagalannya malah semakin menjadi jadi perilaku sang ratu dengan cara menangkap dan memenjarakan siapa saja yang beriman kepada nabi Sholeh As.

  Tetapi ternyata hal tersebut tidak membuat masyarakat Tsamud menjadi inkar kepada Allah SWT malah sebaliknya.Hampir putus asa sang ratu dengan kejadian itu akhirnya dia mengadakan sayembara bagi siapa saja yang berani membunuh onta Nabi sholeh maka akan dinikahkan dengan gadis paling cantik pada masa itu.Hingga majulah seorang bangsawan yang berani mengorbankan apapun demi wanita cantik itu dan dia menyewa seorang Gagah dan kuat yaitu Qudar seorang anak Hasil perzinahan yang menyanggupi tugas tersebut padahal semua pemuda dan kesatria pada saat itu takut untuk membunuh Onta nabi Sholeh sebab azab yang pedih jika membunuh onta tersebut.Singkat cerita Qudar berhasil membunuh onta tersebut dan senanglah Ratu Malki mendengar berita itu.Namun Nabi Sholeh langsung memperingati kaum tsamud bahwa azab akan segera diturunkan bila mereka tidak bertobat.Bukannya bertobat para ratu beserta pejabat pejabatnya malah menantang Nabi Sholeh agar segera menurunkan azab kepada mereka.

  Nabi sholeh akhirnya berdo'a kepada Allah dan diberitahukan kepada kaum tsamud bahwasanya dalam waktu tiga hari azab segera diturunkan, hari pertama wajah mereka akan berubah menjadi kuning, hari kedua wajah mereka menjadi merah dan hari ketiga wajah mereka akan menjadi hitam pada saat itulah azab Allah diturunkan, setelah berpidato tersebut Nabi Sholeh berhijrah beserta kaum yang beriman diiringi gelak tawa dan cemo'ohan kaum kafir tsamud. Benar saja keesokan harinya wajah mereka menguning, mereka panik namun mereka tetaplah tidak mau bertobat,hari kedua wajah mereka menjadi merah kini semua masyarakat menjadi takut dan mendatangai ratu yang wajahnya jg serupa namun dengan kesombongannya dia mengumumkan bahwa tidak ada apa apa yang terjadi dan hal itu merupakan kewajaran.Hingga hari ketiga wajah wajah mereka mulai menjadi hitam kini semuanya menjadi histeris namun sudah tidak ada waktu bagi mereka untuk bertobat sebab murka Allah telah tiba, langit menyala nyala guntur menyambar dengan dahsyatnya bumi digoncangkan dengan hebat hingga tak satupun dari mereka yang selamat itulah akhir dari kaum tsamud yang durhaka pada Allah.red

Sabtu, 14 Februari 2015

Pemerintah yang Adil

Pada zaman dahulu di wilayah Mesir hiduplah seorang yahudi yang miskin pada saat itu dirinya tinggal disebuah rumah tua yang letaknya tidak jauh dari kantor pemerintahan gubernur Mesir yakni Amr bin Ash dibawah kekhalifahan Umar bin Khotob. Saat itu sang Gubernur merasa terganggu oleh hunian sang Yahudi tersebut hingga akhirnya beliau memanggilnya untuk dibelinya tanah seorang Yahudi tersebut.Jelaslah orang tersebut menolaknya sebab itu adalah harta sekaligus tempat naungannya sedari dahulu.Sang gubernur melipat gandakan harga penawarannya atas tanah dan rumah orang Yahudi tersebut dengan dalih akan dibangunnya Mesjid yang besar di sana.Namun orang tersebut tetap tidak mau, dan pertemuan itupun tidak mencapai mufakat.

   Keesokan harinya sang yahudi terbelalak matanya disaksikan rumahnya sedang dihancurkan digusur tanpa izin darinya, dirinya pun bersedih dan tak berdaya melawan kekuasaan sang gubernur mesir pada saat itu.kemudian dirinya termenung dan memutuskan akan mengadukan perihal kedzoliman yang dia alami terhadap pemimpin negara pada saat itu yakni kholifah Umar rdh. Ia berjalan cukup lama menuju Madinah demi mendapatkan keadilan atas haknya yang telah dirampas oleh sang gubernur.Hingga akhirnya karena kegigihan tekadnya akhirnya sampailah dia ke kota madinah,namun dirinya bingung dimana dirinya mampu menemukan sang khalifah sedang ia tidak mengenalnya akhirnya dia bertanya kepada seseorang yang sedang duduk beristirahat dibawah pohon rindang yang sebenarnya beliaulah khalifah yang sedang dicari.

  Maka terheranlah sang Yahudi melihat kondisi seorang pemimpin nomor satu disebuah negara muslim yang kondisinya jauh dari kata kemewahan semua serba sederhana bahkan tak ada seorang pengawalpun yang mendampinginya betapa mudahnya beliau ditemukan lain halnya dengan raja~raja lainnya.Ditengah keheranannya ia ditanya oleh Kholifah Umar rdh tentang urusannya menemui beliau.Akhirnya sang yahudi menjelaskan secara terperinci kronologi kejadiannya.Mendengar keluhan rakyatnya sang khalifah marah lantas menyuruh sang yahudi mengambilkan sebuah Tulang Onta lantas diberi garis luruslah dipermukaannya lantas menyuruh sang Yahudi mengantarkan pesan itu kehadapan sang gubernur Mesir.Melihat perilaku sang kholifah, orang Yahudi tersebut kebingungan namun dia tidak mampu membantahnya akhirnya kembalilah dia ke Mesir dengan hati yang penuh pertanyaan.Sesampainya di Mesir orang Yahudi tersebut langsung memberikan tulang Onta tersebut kepada Amr bin Ash seorang Gubernur Mesir itu.Betapa tercengangnya orang yahudi itu melihat sang Gubernur bercucuran keringat di wajahnya kulitnya tiba~tiba menjadi sangat pucat, tanpa basa basi ia berjanji akan membangun kembali rumah orang yahudi tersebut dan menggagalkan pembangunan mesjid.

  Orang yahudi itu bertambah bingung dan bertanya apa gerangan yang terjadi sampai sampai sang gubernur membatalkan perintahnya yang sudah dilakukan hanya gara gara sebuah tulang.Akhirnya Amr bin Ash menjelaskan bahwasanya tulang onta yang diberi garis oleh pedang khalifah umar rdh.memiliki dua arti.Yang pertama pesan itu mengingatkan agar dirinya berlaku adil terhadap rakyat sebelum dia meninggal dan menjadi tulang.Sedang pesan yang kedua adalah ancaman apabila dirinya tak mampu berlaku adil terhadap rakyatnya maka pedang khalifahlah yang akan meluruskannya.Mendengar penjelasan tersebut orang Yahudi itupun terharu alih alih menerima kembali haknya dia malah mengikhlaskan tanahnya untuk pembangunan mesjid dan dihadapan Umr bin Ash dirinya bersyahadat dan masuk islam dikarenakan keadilan seorang khalifah yang Adil.red

Sabtu, 17 Januari 2015

Kisah Qobil dan Habil

Ketika Nabi Adam As diturunkan ke Bumi beliau dikarunia dua pasang anak dari isterinya yakni Siti Hawa, pasangan yang pertama kali dilahirkan ialah Qobil anak lelaki dan Iklima anak perempuan.Setelah kelahiran Qobil dan Iklima Nabi Adam As kemudian dikaruniai sepasang putra putri lagi yang bernama Habil dan Labuda.Seiring berjalannya waktu dua pasang anak tersebut kini tumbuh menjadi dewasa dan tibalah waktunya bagi Nabi Adam As diperintahkan oleh Allah SWT untuk menikahkan anak anaknya untuk kelanjutan keturunan dimuka bumi ini.Allah SWT memerintahkan Nabi adam untuk menyilangkan perkawinan diantara dua pasang anaknya itu yakni Qobi putra pertama menikah dengan Labuda adik habil putri keempat Nabi Adam As, sedang Habil putra ke tiga dengan Iklima putri kedua dari Nabi Adam As. Mendengar keputusan ayahandanya Qobil merasa berkeberatan dikarenakan paras adiknya Iklima lebih cantik ketibang Labuda putri bungsu Nabi Adam As, dan diapun berdalih bahwasanya dialah yang lebih pantas menikah dengan iklima dikarenakan lahir bersama dengan dirinya.

Mendengar protes dari putra pertamanya Qobil Nabi Adam As pun akhirnya bermunajat kepada Allah SWT guna meminta penyelesaian kepada Allah khawatir terjadi perselisihan diantara putra putrinya.Akhirnya Allah menjawab do'a Nabi Adam AS dengan cara memerintahkan kedua putra Nabi Adam As yakni Qobil dan Habil untuk mengorbankan hasil usaha dari mereka kepada Allah barang siapa yang kurbannya diterima oleh Allah dialah yang berhak menikahi Iklima.Kemudian Qobil dan Habilpun menyetujuinya masing masing mempersiapkan sesuatu yang akan dikurbankan kepada Allah.Qobil dari hasil pertanian sedang Habil dari hasil peternakan, Qobil memberikan Hasil pertanian yang sudah tak layak lagi sedang Habil sebaliknya dia membawa ternak yang gemuk lagi sehat ternak yang terbaik yang dirinya berikan.kedua~duanya Nabi Adam AS taruh ditengah tengah hutan atas intruksi dari Allah dan meninggalkannya, keesokan harinya ternak yang dikorbankan Habil telah hilang tinggalah hasil pertanian Qobil yang utuh sebagai pertanda Kurban Habil lah yang diterima oleh Allah.Akhirnya dengan berat hati Qobilpun menyerahkan Iklima kepada Habil untuk diperisterinya.Hikmah: kita mesti mensedekahkan sesuatu yang terbaik kepada orang yang membutuhkan sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT.red

Rabu, 14 Januari 2015

Zat yang Maha Kaya

Nabi dan Rosul yang paling kaya adalah Nabi Sulaiman AS, beliau adalah seorang Raja yang merajai bukan hanya dari golongan manusia saja namun juga golongan jin dan hewan.Beliau adalah seorang Raja yang sangat kaya raya sehingga beliau selalu mendermakan kekayaannya untuk bersedekah dijalan Allah SWT.Hingga suatu saat beliau bermunajat bahwa ia ingin sekali menjamu seluruh makhluk Allah SWT yang ada dimuka bumi.Allah pun memperingatinya bahwa beliau tidak mungkin sanggup.Namun Nabi Sulaiman tetap berdo'a dan bermunajat agar Allah mengabulkan keinginannya bukan karena Sombong, namun berdasar akan keikhlasan dan rasa syukur yang besar terhadap karunia yang telah Allah berikan padanya.

  Akhirnya Nabi Sulaiman dikabulkan beliau Allah persilahkan untuk menjamu seluruh makhluk Allah SWT yang ada dimuka bumi hanya satu hari saja.Nabi Sulaiman pun bahagia dan mulai mempersiapkan jamuan tersebut kurang lebih enam bulan lamanya.Hingga akhirnya tibalah saatnya hari yang dinanti nantikan, pada hari itu kejadian aneh terjadi semua makhluk hidup tidak ada yang memperoleh makanan sedikitpun hingga Allah mengirimkan mereka dari golongan manusia, jin maupun hewan yang hidup diair di darat ataupun diudara berbondong bondong menghampiri istana nabi Sulaiman AS, jumlah makhluk yang ribuan bahkan jutaan banyaknya kini semua meminta makan secara bersamaan kepada beliau sehingga membuat nya sangat kebingungan dan berdo'a kepada Allah SWT bahwasanya makhluk yang mana yang hendak didahului diberi makan, sehingga Allah menginstruksikan seekor Ikan besar keluar dari dasar laut yang harus beliau dahulukan.Saking besarnya pada saat itu hanya nampak mulut ikan tersebut saja yang terlihat dipermukaan seraya meminta jatah makanan kepada nabi Sulaiman AS.

  Kejadian aneh terjadi lagi semua makanan yang tersedia pada saat itu dilalap habis oleh ikan tersebut malahan belumlah merasa kenyang ikan itu, padahal makhluk Allah yang lain pun belum ada yang makan barang satupun.Melihat kejadian ini kemudian Nabi Sulaiman sadar bahwa dirinya dan kekayaannya tidaklah ada barang secuilpun dapat menyaingi kekayaan Allah SWT dan beliau pun berdo'a agar Allah memberikan rezekinya pada makhluk tersebut agar terhindar dari kematian. Maka dari itu tak pantaslah kita meminta pertolongan ataupun kecukupan Rezeki kecuali pada Allah SWT zat yang maha kaya dan maha pemurah.red

Kamis, 08 Januari 2015

Harta Gonimah

Kisah ini mengenai kesedihan pada saat perang uhud terjadi.Saat itu Rosulullah SAW memerintahkan agar para sahabat siap siaga meski melihat kaum kafirin lari tunggang langgang tanpa membawa harta mereka.Rosul memerintahkan agar para sahabat tetap pada posisi masing masing baik yang berada diatas bukit ataupun yang berada dibawahnya.Namun sifat jahiliyah mereka masih tersisa sehingga para sahabat yang berada dibawah bukit berebut akan harta rampasan perang yang ditinggal oleh para kafirin.

  Melihat para sahabat yang dibawah sedang memperebutkan harta tersebut para sahabat yang diatas bukitpun berduyun duyun hendak ikut serta ambil bagian,mereka lupa akan perintah Rosul agar tetap ditempatnya masing~masing dikarenakan mereka anggap perang telah usai, ternyata yang dikhawatirkan Rosul itu benar adanya kini para kafirin menyerbu tempat dimana Rosul berada, Rosul hanya ditemani tidak lebih dari sepuluh sahabat setianya yang rela menjadikan tubuh mereka sebagai tameng dari senjata~senjata para kafirin.semua pedang bahkan anak panah mereka halau dengan dadanya sampai sampai gigi Rosul terserang sampai tanggal saking kerasnya serangan para kafirin pada saat itu.

  Kejadian ini diperparah oleh tewasnya paman Nabi yakni sayyidina Hamzah.Sungguh sangat menyedihkan saudaraku inilah kekalahan pertama yang dialami umat islam pada saat itu diakibatkan oleh perpecahan umat yang tiada lain pokoknya adalah harta. Jadikanlah peristiwa tersebut sebagai pelajaran bagi kita untuk selalu memperkokoh ukhuwah semoga kita dilindungi oleh Allah dari tipu daya dunia yang berlebihan.Red